Amarah Arteta Meledak! Satu Momen Fatal Hancurkan Arsenal, Man United Curi Poin Penuh di Emirates

Sedang Trending 10 jam yang lalu

TARBOL.ASIA – Kekalahan menyakitkan 1-2 yang diderita Arsenal dari Manchester United di Emirates Stadium, Senin (26/1/2026) malam, menyisakan cerita panas di pinggir lapangan. Manajer The Gunners, Mikel Arteta, menunjuk satu insiden spesifik di awal laga sebagai "titik balik" yang meruntuhkan mentalitas pasukannya dan memicu petaka bagi tuan rumah.

Momen krusial tersebut terjadi pada menit ke-12, saat Manchester United mencetak gol pembuka melalui sundulan Matthijs de Ligt dari skema sepak pojok. Arteta terlihat meledak kemarahannya kepada ofisial keempat, bersikeras bahwa kiper David Raya telah dilanggar oleh Rasmus Hojlund dalam proses terjadinya gol tersebut. Namun, setelah tinjauan VAR yang panjang, wasit tetap mengesahkan gol itu.

Bagi Arteta, keputusan tersebut bukan sekadar soal kebobolan satu gol, melainkan hilangnya momentum. Dalam konferensi pers pasca-laga yang digelar Selasa (27/1/2026) pagi, pelatih asal Spanyol itu menyebut timnya kehilangan ketenangan setelah insiden tersebut.

“Kami memulai laga dengan dominasi penuh, tapi keputusan itu mengubah segalanya. Itu adalah pelanggaran yang jelas terhadap penjaga gawang. Saat gol itu disahkan, emosi mengambil alih logika permainan kami, dan Manchester United menghukum kami lewat transisi,” ujar Arteta dengan nada tinggi.

Statistik mendukung klaim Arteta. Setelah gol kontroversial tersebut, akurasi operan Arsenal menurun drastis di 15 menit berikutnya, yang dimanfaatkan pasukan Ruben Amorim untuk mencetak gol kedua lewat serangan balik cepat Alejandro Garnacho. Meski Bukayo Saka sempat memperkecil ketertinggalan di babak kedua, kerusakan mental di awal laga terbukti terlalu berat untuk diperbaiki.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Arsenal dalam perburuan gelar juara Premier League, sementara bagi Manchester United, kemenangan ini menjadi bukti sahih kebangkitan mereka di bawah asuhan Amorim yang pragmatis namun mematikan.

Artikel Terkait