Drama Derby d'Italia! Cristian Chivu Pasang Badan Bela Bastoni Usai Aksi 'Diving' Kontroversial Singkirkan Juventus

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

TARBOL.ASIA – Laga panas Derby d'Italia antara Inter Milan dan Juventus di Giuseppe Meazza pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB berakhir dengan kemenangan dramatis 3-2 untuk tuan rumah. Namun, bukan gol penentu Piotr Zielinski di menit ke-90 yang menjadi sorotan utama, melainkan insiden kartu merah Pierre Kalulu yang dipicu oleh bek Inter, Alessandro Bastoni.

Pertandingan berjalan dengan tensi sangat tinggi. Inter memimpin lewat gol bunuh diri Andrea Cambiaso, sebelum disamakan oleh gol Cambiaso ke gawang lawan. Drama memuncak di menit ke-42 babak pertama. Bek Juventus, Pierre Kalulu, yang sudah mengantongi kartu kuning, berduel dengan Bastoni di tepi lapangan. Bastoni terjatuh, dan wasit Federico La Penna tanpa ragu memberikan kartu kuning kedua untuk Kalulu, mengusirnya dari lapangan.

Tayangan ulang (VAR) memicu amarah kubu Juventus yang dilatih Luciano Spalletti. Terlihat sangat jelas bahwa kontak fisik antara Kalulu dan Bastoni sangat minim, bahkan pakar wasit Italia menyebut Bastoni melakukan diving cerdik. Sial bagi Juve, VAR tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi keputusan kartu kuning kedua sesuai regulasi Serie A.

Chivu: 'Sentuhan Tetaplah Sentuhan!' Menghadapi badai kritik dari media dan kubu Turin yang menuding Bastoni bermain kotor, pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, langsung pasang badan melindungi anak asuhnya. Dalam konferensi pers pasca-laga, eks bek legendaris Inter itu menolak menyalahkan Bastoni dan justru memberi komentar menohok untuk Kalulu.

“Saya melihat tayangan ulangnya. Bagi saya, itu adalah sentuhan ringan, tetapi sentuhan tetaplah sentuhan dan itu harus diakui. Kalulu adalah pemain berpengalaman. Jika Anda sudah mendapat kartu kuning, Anda harus menjaga tangan Anda agar tidak menyentuh lawan dalam skenario serangan balik. Pemain saya (Bastoni) bereaksi karena dia merasakan antisipasi tersebut.” — Cristian Chivu, 15 Februari 2026.

Sebagai langkah antisipasi yang cerdik, Chivu bahkan langsung menarik keluar Bastoni di babak waktu turun minum demi melindunginya dari provokasi balasan para pemain Juventus di babak kedua.

Kemenangan Krusial bagi Era Baru Inter Meski Juventus sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat Manuel Locatelli meski bermain dengan 10 orang, Inter akhirnya mengunci kemenangan krusial berkat kombinasi gol Francesco Pio Esposito dan Zielinski.

Bagi Chivu, kemenangan ini bernilai lebih dari tiga poin. Ini adalah kemenangan pertama Inter atas Juventus dalam dua tahun terakhir, sekaligus mengokohkan posisi Nerazzurri di puncak klasemen Serie A dengan keunggulan 8 poin.

"Kami menderita, kami sempat panik saat mereka menyamakan kedudukan dengan 10 pemain. Tapi saya bangga dengan karakter tim ini. Mereka berjuang sampai detik terakhir," tutup Chivu. Terlepas dari kontroversi yang ada, tiga poin di Giuseppe Meazza telah sah menjadi milik sang pemuncak klasemen.

Artikel Terkait