TARBOL.ASIA – Tensi tinggi menyelimuti ibukota Spanyol menjelang leg kedua babak playoff fase gugur Liga Champions 2025/2026. Real Madrid bersiap menjamu wakil Portugal, Benfica, di Santiago Bernabeu pada Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. Bagi pelatih Los Blancos, Alvaro Arbeloa, pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket babak 16 besar, melainkan sebuah partai "final" yang mempertaruhkan kebanggaan dan nasib tim di kancah Eropa.
Real Madrid menatap laga krusial ini dengan modal keunggulan agregat 1-0 berkat gol tunggal Vinicius Junior di markas Benfica pekan lalu. Namun, Arbeloa menyadari betul bahwa keunggulan tipis tersebut belum berarti apa-apa, terlebih setelah Madrid baru saja menelan kekalahan mengecewakan 1-2 dari Osasuna di kompetisi domestik La Liga akhir pekan kemarin.
Laga Penuh Emosi dan Drama Pertemuan kedua tim ini dipastikan akan kembali berjalan panas menyusul sejumlah insiden kontroversial di leg pertama. Benfica dipastikan tampil pincang tanpa dua sosok krusial. Sang pelatih, Jose Mourinho, harus absen mendampingi tim dari pinggir lapangan akibat kartu merah yang diterimanya di Lisbon. Selain itu, winger Benfica, Gianluca Prestianni, juga resmi dijatuhi sanksi skorsing oleh UEFA menyusul dugaan pelecehan verbal terhadap Vinicius Junior.
Menyikapi situasi yang menguntungkan ini, Arbeloa menuntut anak asuhnya untuk tetap fokus pada permainan dan tidak meremehkan lawan.
"Ini akan menjadi pertandingan yang sangat spesial karena kami akan kembali menghadirkan magis malam Liga Champions di Bernabeu. Para pemain sangat bersemangat. Kami tidak boleh lengah meski unggul agregat. Pendekatan kami jelas: menganggap pertandingan besok selayaknya partai final. Pemenang melaju, yang kalah tersingkir, dan tujuan kami adalah memenangkannya." — Alvaro Arbeloa, dalam konferensi pers pralaga, Rabu (25/2/2026).
Tepis Isu Cedera Kylian Mbappe Satu-satunya kekhawatiran yang sempat membayangi publik Bernabeu adalah kondisi fisik sang megabintang, Kylian Mbappe. Sejumlah laporan dari media Prancis santer menyebutkan bahwa Mbappe mengalami nyeri pada lutut kirinya dan diragukan tampil.
Namun, Arbeloa dengan tegas menepis rumor tersebut. Sang manajer menggaransi bahwa penyerang andalannya itu dalam kondisi siap tempur untuk mendampingi Vinicius Junior membongkar pertahanan rapat As Aguias.
Laga penentuan ini akan menjadi ujian mentalitas bagi Real Madrid. Jika berhasil menyegel tiket ke babak 16 besar, raksasa seperti Manchester City atau Sporting Lisbon sudah menanti mereka di fase selanjutnya. Mampukah Los Blancos mengunci kemenangan, atau Benfica yang akan memberikan kejutan tanpa kehadiran The Special One?
1 minggu yang lalu