Kabar Buruk Bagi Arsenal dan Tim Samba: Gabriel Magalhaes Dihantam Cedera Lutut, Resmi Mundur dari Timnas Brasil

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

TARBOL.ASIA – Menjelang jeda internasional (FIFA Matchday), kabar kurang sedap datang dari kubu Arsenal dan Tim Nasional Brasil. Bek tengah andalan The Gunners, Gabriel Magalhaes, dipastikan harus menarik diri dari skuad Selecao akibat mengalami cedera lutut. Pengumuman ini dikonfirmasi langsung oleh pihak Federasi Sepak Bola Brasil pada Selasa (24/3/2026).

Cedera ini menjadi pukulan ganda bagi pemain berusia 28 tahun tersebut. Pasalnya, masalah pada lutut kanannya itu dirasakan tak lama setelah Arsenal menelan kekalahan pahit 0-2 dari Manchester City di partai final Carabao Cup yang berlangsung di Stadion Wembley.

Dipastikan Absen Lawan Prancis dan Kroasia Gabriel sejatinya masuk ke dalam daftar panggil pelatih Timnas Brasil untuk melakoni dua laga persahabatan tingkat tinggi (FIFA Matchday). Namun, hasil pemeriksaan medis tim menyimpulkan bahwa ia sama sekali tidak dalam kondisi layak (match fitness) untuk diturunkan.

"Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, tidak akan tampil dalam pertandingan persahabatan melawan Prancis (26 Maret) dan Kroasia (31 Maret). Setelah pertandingan final melawan Manchester City, sang pemain mengeluhkan rasa sakit di lutut kanannya," demikian bunyi pernyataan resmi Federasi Sepak Bola Brasil (24/3/2026).

Lebih lanjut, pihak federasi juga menegaskan bahwa mereka tidak akan memanggil nama baru untuk menggantikan posisi Gabriel di skuad utama selama jeda internasional ini berlangsung.

Alarm Bahaya untuk Mikel Arteta Mundurnya Gabriel menambah panjang daftar panjang masalah kebugaran yang tengah mendera skuad asuhan Mikel Arteta. Ironisnya, Gabriel adalah pemain ketiga dari Arsenal yang terpaksa mundur dari panggilan timnas di periode ini.

Sebelumnya, rekan duetnya di jantung pertahanan Arsenal, William Saliba, juga telah dipastikan absen membela timnas Prancis akibat cedera pergelangan kaki. Hilangnya duet bek tengah utama ini tentu menjadi warning keras bagi The Gunners yang saat ini sedang berada di puncak klasemen Premier League 2025/2026. Mampukah Arsenal bertahan dari badai cedera ini di sisa musim yang krusial?

Artikel Terkait