TARBOL.ASIA – Gunung Vesuvius bukan satu-satunya hal yang bisa meledak di Naples. Pelatih Napoli, Antonio Conte, akhirnya menumpahkan amarahnya yang tertahan dalam konferensi pers di Castel Volturno, Rabu (11/2/2026) siang waktu setempat.
Pernyataan keras ini keluar menyusul hasil memalukan di babak perempat final Coppa Italia, di mana Partenopei secara mengejutkan disingkirkan oleh Como 1907 di kandang sendiri. Namun, bagi Conte, kekalahan itu hanyalah puncak gunung es dari masalah struktural yang lebih dalam: pasifnya manajemen di bursa transfer Januari dan badai cedera yang menghantam skuad.
"Saya Bukan Pesulap!" Conte, yang dikenal dengan tuntutan tingginya, merasa dikhianati oleh janji manajemen Aurelio De Laurentiis. Ia menyoroti fakta bahwa timnya kini harus berjuang tanpa tiga pilar utama—Khvicha Kvaratskhelia (cedera hamstring), Stanislav Lobotka, dan Mathias Olivera—namun tidak ada pengganti sepadan yang didatangkan.
“Anda melihat daftar cedera kami? Kvara absen, Lobotka absen. Lalu kita kalah dari Como, dan semua orang menunjuk saya. Mari bicara jujur, di bulan Januari saya meminta dua pemain untuk menambal lubang ini. Apa yang saya dapat? Nol. Saya pelatih, bukan pesulap yang bisa menyulap pemain muda Primavera menjadi juara Serie A dalam semalam.” — Antonio Conte, 11 Februari 2026.
Ironi Tuntutan Juara Pelatih asal Lecce itu juga menyindir ekspektasi tidak realistis dari fans dan petinggi klub yang masih menuntut Scudetto. Saat ini, Napoli tertinggal 6 poin dari Inter Milan di puncak klasemen Serie A. Conte menegaskan bahwa tanpa kedalaman skuad, menuntut gelar juara adalah sebuah delusi.
"Kita baru saja disingkirkan oleh tim promosi (Como) karena pemain saya kelelahan. Mereka bermain setiap 3 hari tanpa rotasi. Lalu Anda datang ke saya bicara soal mengejar Inter? Realitasnya, finis empat besar dengan skuad pincang ini saja sudah seperti meraih trofi," tambah Conte dengan nada tinggi.
Pernyataan "curhat pedih" ini memicu spekulasi liar mengenai masa depannya. Apakah ini sinyal Conte akan angkat kaki di akhir musim jika De Laurentiis tidak merombak dompetnya di musim panas nanti? Yang jelas, ruang ganti Napoli kini sedang tidak baik-baik saja.
3 minggu yang lalu