TARBOL.ASIA - Di hadapan ribuan penggemar yang memadati Stadion Seoul, Son Heung-min menutup babak panjang nan gemilang dalam kariernya bersama Tottenham Hotspur. Pertandingan uji coba pramusim melawan Newcastle United pada Minggu, 3 Agustus 2025, menjadi momen perpisahan yang mengharukan bagi sang kapten, setelah 10 tahun penuh dedikasi berseragam The Lilywhites.
Pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 1-1 ini bukan hanya sekadar laga pramusim, melainkan panggung terakhir bagi Son di klub yang membesarkan namanya. Momen ini menandai akhir dari era Son di London Utara, seiring dengan keputusannya untuk meninggalkan Tottenham.
Jalannya Laga Penuh Makna
Son, yang dipercaya mengenakan ban kapten, tampil sejak awal pertandingan dan disambut sorakan meriah dari para suporter. Tottenham unggul lebih dulu melalui gol Brennan Johnson yang memanfaatkan kesalahan lini belakang Newcastle. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Harvey Barnes berhasil menyamakan kedudukan menjelang turun minum dengan tendangan terarah ke tiang dekat yang gagal diantisipasi kiper Antonín Kinský. Di babak kedua, Newcastle sempat mencetak gol melalui Anthony Gordon, tetapi dianulir wasit karena offside.
Perpisahan yang Mengharukan
Momen puncak perpisahan terjadi pada menit ke-65. Saat Son Heung-min ditarik keluar, para pemain dari kedua tim membentuk barisan kehormatan, memberikan tepuk tangan dan pelukan hangat sebagai bentuk penghormatan. Ini adalah pemandangan yang menyentuh, menunjukkan betapa besar pengaruh Son di dunia sepak bola.
Bagi Son, laga ini adalah salam perpisahan yang sempurna. Sebuah perpisahan di tanah kelahirannya, Seoul, di hadapan publik yang telah mendukungnya sejak awal. Kini, setelah menutup kisahnya di Tottenham dengan penuh kehormatan, pertanyaan besar pun muncul: ke manakah tujuan selanjutnya bagi sang ikon sepak bola Asia ini?