TARBOL.ASIA – Undian perempat final Liga Champions musim 2025/2026 kembali mempertemukan dua rival abadi Spanyol, Barcelona dan Atletico Madrid. Laga leg pertama yang akan dihelat pada Kamis dini hari WIB ini dipastikan berjalan dengan tensi sangat tinggi. Pasalnya, ini akan menjadi pertemuan kelima bagi kedua kubu sepanjang musim ini, setelah sebelumnya saling 'sikut' di ajang La Liga dan Copa del Rey.
Tingginya frekuensi pertemuan tersebut nyatanya meninggalkan residu ketegangan antarpemain. Menyadari potensi bahaya ini, pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, dengan cepat mengambil langkah preventif dengan mengeluarkan peringatan keras kepada skuadnya.
Waspada Jebakan Provokasi dan Emosi Berlebih Flick sangat khawatir para pemainnya akan terbawa emosi dan melampaui batas saat berlaga. Pelatih asal Jerman tersebut memberikan instruksi tegas agar skuad Blaugrana fokus murni pada taktik dan menghindari segala bentuk konfrontasi dengan para pemain asuhan Diego Simeone.
Kekhawatiran Flick bukan tanpa alasan yang kuat. Pada pertemuan akhir pekan lalu di ajang La Liga yang berlangsung di Metropolitano, ketegangan sudah meledak. Gelandang muda Barcelona, Fermin Lopez, harus diganjar kartu kuning usai terlibat keributan dengan Koke dan Giuliano Simeone akibat pelanggaran keras terhadap Dani Olmo.
Flick yang melihat situasi tidak kondusif tersebut langsung bertindak tegas dengan menarik keluar Fermin saat jeda babak pertama. Langkah ini diambil murni untuk mencegah Fermin terpancing provokasi lebih jauh yang bisa berujung kartu merah.
Risiko Sanksi Jelang Leg Kedua "Situasi-situasi seperti adu argumen di pinggir lapangan yang melibatkan Ferran Torres dan Diego Simeone pekan lalu adalah hal yang harus kami hindari sepenuhnya. Fokus kami adalah sepak bola, bukan provokasi," tegas Flick terkait persiapan timnya.
Langkah pencegahan ini menjadi sangat krusial mengingat beberapa pemain pilar, termasuk Fermin Lopez, berada dalam status rawan akumulasi. Jika kembali menerima kartu kuning di leg pertama nanti, mereka dipastikan akan absen pada leg kedua perempat final.
Mampukah Barcelona menjaga kepala tetap dingin demi mengamankan tiket ke semifinal, atau justru Atletico Madrid yang sukses memanfaatkan jebakan emosi ini?
2 minggu yang lalu