Bojan Hodak Sebut Persib vs Persija sebagai Salah Satu Duel Terbesar di Asia Tenggara

Sedang Trending 1 hari yang lalu

TARBOL.ASIA – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menganggap pertandingan melawan rival abadi Persija Jakarta bukan sekadar laga biasa, melainkan termasuk dalam salah satu duel terbesar di Asia Tenggara. Pendapat tersebut ia sampaikan menjelang bentrokan penting di pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026, yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung.

Hodak menilai rivalitas terhadap Persija memiliki intensitas emosional dan atmosfer kompetitif yang sangat tinggi. Menurutnya, kedua klub bukan saja memiliki basis pendukung besar dan sejarah rivalitas panjang, tetapi juga kualitas skuad yang kompetitif — faktor yang membuat duel ini selalu dinantikan oleh penggemar sepak bola di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Dalam konferensi pers pra-laga, Hodak menyatakan bahwa para pemainnya tidak membutuhkan motivasi ekstra untuk menghadapi Persija, karena mereka sudah memahami signifikansi pertandingan tersebut. Ia memilih menekankan pentingnya ketenangan mental dan fokus ketimbang suasana emosional yang berlebihan menjelang laga.

“Untuk pertandingan besok saya tidak perlu terlalu mendorong pemain. Mereka tahu ini merupakan salah satu derby terbesar di Asia Tenggara.”
— Bojan Hodak menjelang Persib vs Persija.

Hodak juga mengakui kualitas dan status Persija sebagai pesaing utama. Ia menyebut bahwa Macan Kemayoran kini memiliki kedalaman skuad yang kuat dan termasuk tim yang paling agresif dalam investasi pemain di Liga 1 musim ini, yang sekaligus meningkatkan tekanan pada pertandingan ini.

Duel antara Persib dan Persija dikenal luas oleh publik sebagai El Clásico Indonesia, menyamai rivalitas besar di sepak bola global. Atmosfer laga sering kali penuh tensi, dukungan pendukung kedua kubu yang membludak, serta tekanan media yang besar. Kombinasi ini turut membuat laga mendapat sorotan luas dari pecinta sepak bola regional.

Secara statistik, kedua klub berada dalam persaingan ketat di papan atas klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan poin yang hampir sama, sehingga hasil dari pertandingan ini memiliki dampak signifikan bagi persaingan gelar juara.

Di sisi lain, Bojan Hodak juga menegaskan perlunya para pemain menjaga emosi dan disiplin taktikal, karena intensitas derby dapat dengan mudah mempengaruhi performa tim jika tidak dikendalikan dengan baik. Ia menilai bahwa kedewasaan dalam bermain adalah kunci untuk meraih hasil positif di laga seperti ini.

Selain aspek taktik, derby ini juga menjadi panggung bagi pemain lokal dan pengaruh asing, termasuk eks Persija yang kini berseragam Persib. Rivalitas ini turut memperkaya cerita di lapangan di luar sekadar strategi pelatih.

Pertandingan ini juga dipastikan menyedot perhatian besar dari suporter kedua klub, terutama Bobotoh Persib dan Jakmania Persija, yang dikenal memiliki basis penggemar sangat kuat di seluruh Indonesia serta komunitas yang aktif di Asia Tenggara.

Bagi Hodak, duel ini bukan hanya sekadar tiga poin di kompetisi, tetapi juga soal harga diri klub dan kebanggaan suporter yang sudah melekat dalam tradisi sepak bola Indonesia. Hal ini ia anggap sebagai faktor fundamental yang membedakan pertandingan ini dari laga lainnya.

Menjelang laga, Bojan juga mengingatkan agar pemain menjaga fokus pada strategi tim dan tidak terpengaruh oleh provokasi eksternal, terutama mengingat tensi tinggi yang biasanya hadir di pertandingan derby seperti ini.

Secara keseluruhan, pernyataan Hodak menegaskan bahwa Persib vs Persija tetap menjadi duel paling signifikan di kalender Liga 1 Indonesia, dengan dampak emosional dan kompetitif yang melekat kuat di benak pemain, pelatih, dan pendukung.

Artikel Terkait