Real Madrid vs Atlético Madrid: Absennya Mbappé Tidak Jadi Masalah Utama, Los Blancos Hadapi Tantangan Lebih Besar

Sedang Trending 22 jam yang lalu

TARBOL.ASIA – Duel klasik antara Real Madrid dan Atlético Madrid di Piala Super Spanyol 2026 berlangsung di tengah dinamika yang menarik. Meskipun Kylian Mbappé dipastikan absen akibat cedera lutut kiri, pertarungan ini diwarnai oleh sejumlah tantangan lain yang lebih menentukan arah Los Blancos di musim ini

Mbappé sudah dinyatakan tidak akan tampil dalam laga semifinal melawan Atlético Madrid di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi karena cedera lutut yang masih dipulihkan. Klub mengambil keputusan hati-hati untuk tidak memaksakan sang penyerang tampil demi mencegah risiko lebih parah.

Di sisi lain, absennya megabintang Prancis ini tidak lantas melumpuhkan lini serang Real Madrid. Beberapa pemain lain seperti Gonzalo García, yang mencetak hat-trick gemilang dalam kemenangan 5-1 atas Real Betis, menunjukkan bahwa tim masih mampu mendistribusikan ancaman meskipun tanpa Mbappé.

Namun, tantangan yang dihadapi Real Madrid jauh lebih kompleks daripada sekadar ketidakhadiran satu pemain. Klub saat ini tengah bergulat dengan isu kebugaran skuad yang luas. Selain Mbappé, beberapa pemain lini pertahanan seperti Antonio Rüdiger dilaporkan masih merasakan ketidaknyamanan akibat cedera lututnya, yang menambah beban keputusan Xabi Alonso dalam memilih susunan pemain. juga kehilangan depth di sektor belakang, membuat strategi taktis menjadi lebih rumit saat menghadapi tim fisik seperti Atlético.

Musim ini, Real Madrid sudah menunjukkan tren inkonsistensi, termasuk kegagalan meraih empat kemenangan beruntun di La Liga sebelum jeda musim dingin, serta rentetan hasil yang kurang stabil di pertandingan penting. Kondisi ini menunjukkan bahwa masalah internal performa belum sepenuhnya tuntas.

Xabi Alonso sendiri menyadari bahwa, dalam derbi kali ini, penting untuk menampilkan performa kolektif yang lebih tinggi dibandingkan pertemuan sebelumnya, terutama setelah kekalahan 5-2 di pertemuan liga musim lalu. Alonso menekankan pentingnya kerja sama tim dan konsentrasi di setiap lini.

Sementara itu, Atletico Madrid datang ke laga ini dengan semangat tinggi di bawah komando pelatih Diego Simeone. Kapten Koke menegaskan timnya akan memberikan seluruh kemampuan tanpa menganggap enteng lawan, meski Real Madrid dikenal kuat bahkan tanpa Mbappé.

Dalam aspek statistik dan sejarah, kedua tim telah lama membentuk rivalitas sengit yang dikenal sebagai Madrid Derby sehingga setiap pertemuan membawa konsekuensi tak hanya pada skor pertandingan, tetapi juga pada reputasi dan momentum musim masing-masing klub.

Analisa Tarbol.asia mencatat bahwa pertandingan ini akan lebih ditentukan oleh kedalaman skuad, kesiapan mental, dan taktik manajer ketimbang absennya satu individu. Real Madrid perlu menyeimbangkan kekuatan lini depan dan lini belakang secara efektif jika ingin maju ke final.

Dengan fokus pada kolektivitas dan adaptasi taktik, Los Blancos berpeluang masih menjadi favorit — namun mereka harus mampu menjawab tantangan yang jauh lebih luas daripada sekadar ‘kompensasi absennya Mbappé’.

Artikel Terkait