Sudah Muak! Rizky Ridho Bongkar Janji 'Gila' Timnas Indonesia di Era John Herdman: Haram Hukumnya Jadi Runner-Up Ketujuh Kalinya!

Sedang Trending 3 jam yang lalu

TARBOL.ASIA – Pernyataan mengejutkan keluar dari mulut kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho. Di tengah euforia kedatangan pelatih baru, bek andalan Persija Jakarta ini tidak lagi bicara dengan nada diplomatis. Ia seolah menumpahkan kekesalan yang tertahan selama bertahun-tahun atas nasib sial Skuad Garuda yang selalu menjadi "pecundang" di partai final.

Ditemui usai latihan tertutup di Senayan, Jumat (16/1/2026), Ridho secara terbuka menyatakan bahwa era "Juara Tanpa Mahkota" harus berakhir sekarang juga. Ia menegaskan bahwa di bawah komando John Herdman, ada satu sumpah tak tertulis yang dipegang teguh oleh para pemain: Juara Piala AFF 2026 atau gagal total!

“Kami sudah muak dibilang spesialis Runner-up! Enam kali gagal itu menyakitkan, dan jujur kami malu kalau harus mengulanginya lagi. Coach Herdman datang membawa mentalitas 'pembunuh'. Sekarang opsinya cuma satu: Angkat piala atau tidak sama sekali. Insyaallah, kutukan itu hancur tahun ini.”

— Rizky Ridho dengan nada berapi-api, 16 Januari 2026.

Kalimat "haram jadi runner-up" ini langsung memicu kehebohan di kalangan suporter. Optimisme Ridho dinilai sebagai sesumbar yang berani namun sangat dibutuhkan. Pasalnya, John Herdman dikenal sebagai pelatih yang sukses mengubah Timnas Kanada dari tim gurem menjadi kontestan Piala Dunia. "Magic" inilah yang diyakini Ridho telah merasuk ke dalam nadi Asnawi Mangkualam cs.

Ridho juga membocorkan bahwa suasana ruang ganti Timnas saat ini terasa "mengerikan" dalam artian positif. Persaingan antar pemain untuk masuk starting eleven Herdman sangat ketat, dan standar fisik yang dibawa asisten pelatih Cesar Meylan membuat pemain tak punya celah untuk bersantai.

Keberanian Ridho memasang target setinggi langit ini menjadi pertaruhan besar. Publik kini menanti, apakah "janji gila" sang kapten ini akan menjadi kenyataan manis di akhir tahun, atau justru menjadi bumerang yang membebani tim? Satu hal yang pasti, Timnas Indonesia di era Herdman menolak untuk tunduk pada sejarah kelam.

Artikel Terkait